Pesona Wisata. Sulawesi Selatan terletak di jazirah Selatan Pulau Sulawesi. Propinsi yang beribukota di Makassar ini secara administrative berbatasan dengan Sulawesi Tengah di sebelah unsur utara dan sssebelah barat dengan Selat Makassar.
Di sebelah Timur berbatas dengan Teluk Bone dan di sebelah Selatan dengan Laut Flores. Luas wilayahnya 62.482.54 km2 berada di area Timur Indonesia sampai-sampai memungkinkan Sulawesi Selatan dapat bermanfaat sebagai pusat pelayanan dan pintu gerbang internasional untuk kawasan ini.
Secara geografis Selat Sulawesi (Makassar0 dikenal sebagai wilayah batas dari garis Wallace, menceritakan dua satuan meargasatwa yang berbeda, yakni bagian unsur timur dan unsur barat Indonesia. Pesona Wisata. Jenis tumbuhan dan hewan dari pulau ini ialah spesifik laksana kayu ebony, babi, rusa, dan burung maleo yang berwarna warni dengan telurnya yang besar.
Penduduk Sulawesi Selatan terdiri atas empat suku bangsa utama. Suku bangsa Toraja familiar mempunyai kebiasaan spesifik, bernuansa religious terlihat pada upacara-upacara kematian, lokasi tinggal tradisional dengan atapnya melengkung, ukiran yang cantik dan warna yang alami. Pesona Wisata.
Pesona Wisata Suku Toraja
Suku bangsa Makassar, Bugis dan Mandar familiar sebagai pelaut patriotic baik dimasa perang maupun dimasa damai. Dengan perahu layar tradisionalnya melintasi lautan kepulauan Indonesia hingga kebagian unsur utara Australia, sejumlah pulau di Samuder Pasifik hingga kepantai Afrika.
Latar belakang geografis, prasejarah dan sejarah Sulawesi Selatan telah mencetuskan unsure kebiasaan yang menarik. Seseorang bisa menikmati, mengamati, dari empiris pada keanehan budayanya dan melulu ditemukan di wilayah ini, tergolong didalamnya upacara-upacara, tarian-tarian, seni ukir, tenunan dari bahan benang kapas dan sutera serta pemandangan alam tropis yang paling menakjubkan. Pesona Wisata.
Sebagian besar distrik provinsi Sulawesi Selatan merupakan area pegunungan yang subur menghijau. Di wilayah ini terdapat sekian banyak keindahan alam laksana air terjun, telaga dan gua yang adalahobjek wisata yang unik untuk dikunjungi. Pesona Wisata. Sulawesi Selatan mempunyai tanah yang subur dimana tumbuhan perkebunan laksana kopi, kapas, dan tebu menjadi komoditi tumpuan daerah ini selain tumbuhan padi.
Menilik Sejarah Indonesia
Pesona Wisata. Sekitar 30.000 tahun silam pulau ini sudah dihuni oleh manusia. Pertemuan tertua ditemukan di gua-gua dekat bukit kapur dekat Maros, selama 30 km sebelah Timur Laut dan Makassar sebagai ibukota provinsi Sulawesi Selatan.
Kemungkinan lapisan kebiasaan yang tua berupa perangkat batu Peeble dan Flake telah dikoleksi dari teras sungai di lembah Walanae, diantara Soppeng dan Sengkang, tergolong tulang-tulang babi raksasa dan gajah-gajah yang sudah punah.
Selama masa perniagaan rempah-rempah, di abad ke -15 hingga ke-19 Sulawesi Selatan berperan sebagai pintu gerbang ke Kepulauan Maluku, tanah penghasil rempah. Kerjaan Boa dan Bone yang perkasa memainkan peranan urgen didalam sejarah Kawasan Timur Indonesia dimasa lalu. Pesona Wisata.
Pada selama abadke-14 di Sulawesi unsur selatan terdapat sebanyak kerajaan kecil, dua kerajaan yang menonjol saat itu ialah kerjaan Gowa yang berada di dekat Makassar dan kerajaan Bugis yang sedang di Bone. Pada tahun 1530. Kerajaan Gowa mulai mengembangkan diri, dan pada pertengahan abad ke-16 Gowa menjadi pusat perniagaan terpenting di wilayah unsur timur Indonesia.
Pesona Wisata Bone Masjid Watampone
Pesona Wisata. Pada tahun 1605, Raja Gowa mendekap agama islam serta menjadikan Gowa sebagai Kerajaan Islam, dan antara tahun 1608 dan 1611, Kerajaan Gowa menyerang dan menaklukkan kerajaan Bone sehinggga islam bisa tersebar ke semua wilayah Makassar dan Bugis.
Perusahaan dagang Belanda atau yang lebih dikenal dengan nama VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) yang datang ke distrik ini pada abad ke-15 menyaksikan kerajaan Gowa sebagai hambatan terhadap kemauan VOC guna mengusai perniagaan rempah-rempah di wilayah ini. Pesona Wisata. VOC lantas bersekutu dengan seorang pangeran Bugis mempunyai nama Arung Palakka yang hidup dalam pembuangan setelah jatuhnya Bugis di bawah dominasi Gowa.
Belanda lantas mensponsori Palakka pulang ke Bone, sekaligus menghidupkan perlawanan masyarakat Bone dan Sopeng guna melawan dominasi Gowa. Setelah berperang sekitar setahun, Kerajaan Gowa sukses dikalahkan. Dan Raja Gowa, Sultan Hasanuddin dipaksa guna menandatangani perjanjian Bungaya yang paling mengurangi dominasi Gowa. Selanjutnya Bone dibawah Palakka menjadi penguasa di Sulawesi Selatan. Pesona Wisata.
Persaingan antara kerajaan Bone dengan pemimpin Bugis lainnya mengecat sejarah Sulawesi Selatan. Ratu Bone sempat hadir memimpin perlawanan membangkang Belanda yang sangat tersebut sibuk menghadapi Perang Napoleon di wilayah Eropa. Namun sesudah usainya perang Napoleon, Belanda pulang ke Sulawesi Selatan dan memberantas pemberontakan Ratu Bone.
Namun perlawanan masyarakat Makassar dan Bugis terus berlanjut menentang dominasi colonial sampai tahun 1905-06. Pesona Wisata. Pada tahun 1905, Belanda juga sukses menaklukan Tana Toraja, perlawanan di wilayah ini terus berlanjut hingga mula tahun 1930-an.

Tidak ada komentar: